Tidak ada hal yang lebih
menjengkelkan ketika melihat seorang anak bersi
kap kasar terhadap
temannya atau orang lain. Kekasaran adalah ketika seseorang mengatakan
atau melakukan sesuatu yang tidak semestinya dan tidak menyenangkan bagi
orang lain, sehingga enggan berada di dekatnya.
Bersikap
kasar adalah suatu tindakan yang tidak pantas, memalukan, dan
menjengkelkan. Kita perlu belajar mengatasi hal ini, karena semakin hari
semakin banyak contoh bagaimana seseorang bersikap dan bertindak kasar
dalam merespon sesuatu. Dan itu bukanlah contoh yang baik untuk dilihat
oleh anak-anak kita.
Disinilah
peran orangtua untuk mengarahkan perilaku anak agar agar hal tersebut
tidak menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Orangtua harus bisa
memberikan kendali terhadap ekspresi emosi anak, dan menuntunnya ke
arah yang positif dan bermanfaat.
Sebenarnya ada dua hal yang menjadi alasan utama mengapa seorang anak bertindak kasar.
1. Ketidaktahuan
Ketidaktahuan dapat menyebabkan seorang
anak bertindak kasar, karena mereka tidak tahu bagaimana cara merespon
suatu situasi dengan baik. Emosi negatif cepat sekali menguasai hati dan
pikirannya, sehingga respon kasar dalam bentuk perilaku dan ucapan
bergerak cepat untuk dimunculkan. Ketidaktahuan disini bisa juga dapat
diartikan kurangnya pemahaman dalam berperilaku baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar